Kurikulum Baru Irit Buku Baru


Kemendikbud melalui Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim (Jawa Pos, 16 Nopember 2012) menjelaskan wacana bahwa kurikulum baru 2013 tidak ada lagi LKS (lembar kerja siswa) atau sejenisnya. Seluruh buku untuk guru dan siswa akan disuplai pemerintah. Selanjutnya dikatakan kurikulum satuan pendidikan (KTSP) saat ini, siswa wajib memiliki banyak buku pelajaran. Mulai buku pengayaan hingga LKS. Nah, kurikulum baru siswa tidak mengerjakan soal pilihan ganda maupun esai di LKS seperti saat ini. Aktivitas siswa lebih banyak dilakukan di luar kelas. Pertanyaannya apakah siswa atau guru tidak boleh memiliki banyak buku, cukupkah satu buku menahan dahaga keingintahuan? Apakah aktivitas di luar kelas tidak dipandu suatu buku atau LKS? Kalau guru selalu memberikan arahan-arahan dan siswa selalu bertanya tentang suatu prosedur-prosedur tertentu, apakah esensi inkuiri, kemandirian, atau belajar aktif sudah berjalan? Pertanyaan-pertanyaan itu yang mungkin perlu direnungkan. (lebih…)

Tugas Akhir Mahasiswa


Kepada Para Mahasiswa pemrogram mata kuliah Kurikulum.

Untuk tugas akhir nanti mohon mengerjakan tugas perorangan sebagaimana terlampir.
Selamat mengerjakan dan sukses selalu.

Membangun Rumah Idaman

Mendorong Berpikir Kreatif Siswa


( oleh Tatag Yuli Eko Siswono, Jurusan Matematika FMIPA, UNESA)

Matematika sering dianggap sebagai ilmu yang hanya menekankan pada kemampuan berpikir logis dengan penyelesaian yang tunggal dan pasti. Hal ini yang menyebabkan matematika menjadi mata pelajaran yang ditakuti dan dijauhi siswa. Padahal, matematika dipelajari pada setiap jenjang pendidikan dan menjadi salah satu pengukur (indikator) keberhasilan siswa dalam menempuh suatu jenjang pendidikan, serta menjadi materi ujian untuk seleksi penerimaan menjadi tenaga kerja bidang tertentu. Melihat kondisi ini berarti matematika tidak hanya digunakan sebagai acuan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi tetapi juga digunakan dalam mendukung karier seseorang. Tantangan masa depan yang selalu berubah sekaligus persaingan yang semakin ketat memerlukan keluaran pendidikan yang tidak hanya trampil (lebih…)

Mempimpin di Tengah Pemimpin


Kegelisahan yang membayangi ketika seseorang dipilih menjadi seorang pemimpin adalah ketika mengetahui bahwa yang dipimpinnya adalah pemimpin-pemimpin lain. Bukan hanya mantan pimpinan, guru, atau panutan dalam hidupnya tapi benar-benar pimpinan yang level berpikir, tingkat kekuasaannya melebihi dari pimpinannya sendiri. Apa yang akan pemimpin itu lakukan? Belajar. Belajar kata unggulan kalau tidak diartikan sebagai alih-alih dari menunggu dan melihat sampai bosan kemudian baru dilakukan. Ketika sudah ditasbihkan sebagai pemimpin, maka saat itu bukan lagi belajar, tapi mengingat kembali dan mencoba implementasi hasil-hasil dan proses-proses belajar yang telah dilakukan secara (lebih…)

Membuat Teorema


Hari Jum’at, 10 Oktober 2008 pada saat kuliah muncul diskusi dalam Geometri 4 titik, bukan? Jika didefinisikan “segiempat adalah suatu bangun yang dibatasi oleh 4 garis”, bagaimana teorema yang dapat dibuat?

PROMOTING CREAVITY IN LEARNING MATHEMATICS USING OPEN-ENDED PROBLEMS


Abstract. Recently, learning mathematics doesn’t enough just find a solution of routine problems. Students should have skills and competence to solve non routine or open ended problems. Open ended problems can promote mathematical creativity, improve their understanding, and motivate students to develop their ideas. Creativity is an important point in education not only in mathematics because it is needed to solve daily problems. The rapidly changing of technological and a limited of natural resources encourage someone to be creative and no surrender in facing daily life. Therefore, it need a tool to practice and direct students especially in learning mathematics by problem solving of open ended problems.

This paper will discuss a role of open ended problems to promote mathematical creativity and some example of problems.

Keywords: problem solving, open-ended problem, creativity

Makalah dipresentasikan pada The 3rd International Conference on Mathematics and Statistics (ICoMS-3), Institut Pertanian Bogor, Indonesia, 5-6 August 2008 . Naskah lengkap icoms2008-tatagyes1

Tugas “Kurikulum” Angkatan 2005A dan 2005C


Tugas dikumpulkan paling lambat Hari Jum’at, 9 Mei 2008 dengan dikirimkan pada email tatagyes@gmail.com . Lewat tanggal tersebut tidak akan dinilai. Tugas tersebut adalah:

1. Buatlah Kriteria ketuntasan minimal (KKM) dari satu kompetensi dasar di SMP. Sebagai referensi baca   sumbr berikut.materi-14

2. Tugas pemecahan masalah: “ABC segitiga sembarang, tentukan titik D sehingga membagi sama luas segitiga ABD, BCD, dan ACD. Buktikan bahwa ketiga segitiga itu sama luas.”

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.