Perkuliahan Jurusan Matematika

Tatag Yuli Eko Siswono (Jurusan Matematika FMIPA UNESA)

Mengajar dan Belajar Berpikir Kreatif Melalui Matematika

dengan 7 komentar

Matematika banyak dipandang mengajarkan hal yang tidak kreatif, kaku, dan memaksa pada pola yang sudah baku. Penyelesaian masalah matematika dianggap tunggal dan tidak memberi ruang pada perbedaan jawaban atau cara yang berbeda. Anggapan itu sebenarnya tidaklah benar, karena matematika memberi ruang pada jawaban maupun cara yang berbeda atau divergen. Matematika dapat menumbuhkan pemikiran kreatif, hanya karakteristik “kreatif” tidaklah sama dengan hasil karya seniman atau ahli sastra. Kreativitas dalam matematika disesuaikan dengan ciri atau karakteristiknya sebagai ilmu maupun dalam terapan pendidikan. Publikasi ini mencari pola dan strategi untuk menumbuhkan kreativitas siswa dalam matematika.

Ditulis oleh tatagyes

Oktober 2, 2007 pada 6:49 am

7 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. tolong dunk caranya gimana ngjrn siswa biar kreatif trus untuk mengetahui atau mengukur seberapa kreatif siswa itu gimana

    sherlly

    September 20, 2008 pada 10:37 pm

  2. Untuk menjadikan siswa kreatif memang tidak bisa langsung, tetapi bertahap dan membutuhkan waktu. Banyak metode untuk mengukur kreatif, salah satu cara dari kemampuan menyelesaikan masalah divergen. Kriterianya adalah fluency (kefasihan), fleksibilitas, dan kebaruan (novelty). Kefasihan menekankan pada keberagaman jawaban yang dibuat, fleksibilitas adalah kemampuan membuat jawaban yang berbeda-beda, dan kebaruan adalah kemampuan membuat jawaban yang tidak biasa menurut tingkat kemampuannya.

    tatagyes

    September 24, 2008 pada 6:32 am

  3. Pak, ini sebuah kata-kata matematika. Semoga dapat dibuat refarensi bapak. terima kasih..

    “Mathematics is on of the essensial emanations of the human spirit, a thing to be valued in and for itself, like art or poetry ”

    Oswald Veblen 1924

    referensi dari Internet!!

    Uni_Math

    Oktober 9, 2008 pada 10:09 pm

    • Ya benar pandangan sekarang: math come from human activites as human spirits, mathematics is an art like the poetry. Terima kasih

      tatagyes

      November 19, 2009 pada 2:52 am

  4. selamat siang pak. bagaimana cara supaya saya bisa dapatkan buku-buku bapak? thx

    steven dumanauw

    Desember 22, 2009 pada 7:17 am

    • Terima kasih. Sukses selalu. Silakan bapak kirim alamat dan nanti biaya ganti buku dan kirimnya, bapak kirimkan ke nomer rekening saya. Silakan kirim ke email saya. Semoga sehat dan sukses

      tatagyes

      Desember 23, 2009 pada 6:23 pm

  5. Saya sangad setuju pak..tapi apakah pemerintah mendukung fenomena ini????
    Sedangkan mereka memastikan kelulusan siswa hanya dari UNAS yang jelas soal-soalnya tidak menggambarkan kekreatifan siswa

    rhea

    Maret 24, 2011 pada 3:42 am


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.